Minggu, 21 Agustus 2016

Kondisi Pendidikan di Indonesia



Nama               : Debora Sekarningrum Asmoro
NIM                : 1815161430
Prodi               : PGSD
 
Kondisi pendidikan di Indonesia saat ini masih saja memprihatinkan. Pemerintah Indonesia menyelenggarakan pendidikan gratis bagi siswa SD dan SMP yang bersekolah di sekolah negeri. Hal ini bertujuan agar semua masyarakat di Indonesia mampu bersekolah.

Namun demikian keputusan pemerintah tersebut tidak dijalankan sebagaimana mestinya. Terbukti masih ada saja sekolah-sekolah yang justru memanfaatkan hal tersebut dengan membebani siswa dengan biaya-biaya tambahan yang tidak masuk akal yang bertujuan untuk menguntungkan diri sendiri dalam hal ini tenaga pendidik . Sebagai contohnya, di beberapa sekolah negeri, sering menjadikan penilaian olahraga renang sebagai ajang untuk menambah pendapatan untuk oknum tenaga pendidik. Oknum tersebut mewajibkan siswa mengikuti kegiatan renang dengan membayar sejumlah uang kepada oknum tersebut. Dan jika ada siswa yang masuk ke kolam renang tanpa melalui oknum tersebut, maka siswa tersebut tidak akan mendapatkan nilai olahraga. Ada juga yang mewajibkan siswa untuk membeli buku latihan siswa padahal pemerintah sudah memberikan buku secara gratis bagi siswa. Lingkungan sekolah dan penyelenggara pendidikan seolah-olah menutup mata dan membiarkan budaya negatif tersebut terjadi secara terus-menerus.

Tidak hanya itu saja, disiplin para tenaga pendidik di Indonesia masih sangat perlu di tingkatkan. Hal ini ditunjukkan oleh seringnya tenaga pendidik yang mangkir atau tidak melaksanakan tanggung jawabnya dengan baik, contohnya tenaga pendidik sering terlambat datang ke kelas dan seringkali membiarkan siswa di kelas tanpa bimbingan padahal tenaga pendidik tersebut ada di ruang guru dan tidak sedang mengerjakan apapun.

Memang tidak semua sekolah nengeri menerapkan budaya negatif tersebut, dan tidak semua tenaga pendidik di Indonesia memiliki sikap yang tidak disiplin. Namun, perilaku oknum tenaga pendidik yang seperti itu harus lebih diperhatikan dan bila perlu ditindaklanjuti oleh dinas pendidikan setempat supaya kualitas pendidikan di Indonesia bisa berkembang dan maju. Karena jika terus-menerus dibiarkan, apa jadinya nanti generasi penerus bangsa kita?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar